Sabtu, 16 Juni 2012

Puisi Satu Hari


Kau adalah keindahan pagi
Ketika embun bergelayut di dedaunan
Ketika matahari tampak malu untuk bersinar
Ketika udara begitu sejuk membelai tubuh
            Kau adalah keangkuhan siang
            Ketika embun hilang di dedaunan
            Ketika matahari ganas menembus kulit
            Ketika udara dan polusi melebur jadi satu
Kau adalah dinginnya malam
Ketika embun berdamai dengan dedaunan
Ketika matahari lelah berganti bulan
Ketika udara bercerai dengan polusi

1 komentar:

  1. Dan kau adalah keindahan pagi, terik siang dan keromantisan malam yang mampu membuatku selalu mengenangmu.. :)

    BalasHapus

Lipsum Text Widget